Doa Belajar, Manfaat Yang Didapatkan Beserta Waktu Terbaik Belajar

Doa Belajar – Setiap umat muslim, membutuhkan rasa tenang dan bahagia setiap waktunya. Berbagai cara dilakukan demi mendapatkan perasaan damai itu. Tak perlu bingung, sebab manusia sesungguhnya bisa mendapatkan semua itu dengan cara berdoa.

Ya, doa menjadi cara komunikasi yang baik antara manusia dan Tuhan. Mengutarakan isi hati, menyampaikan rasa syukur, dan mengingat kuasa Allah SWT yang begitu luar biasa, adalah cara terbaik untuk mendapatkan kedamaian.

Tak hanya itu saja, berdoa juga memberikan banyak manfaat untuk lahir ataupun batin. Dengan memanjatkan doa, sekaligus memperkuat kepercayaan manusia dengan Allah SWT. Sehingga rasa tenang dan bahagia bisa didapatkan setelahnya.

Berdoa untuk menuntut ilmu dan belajar dianjurkan dalam Islam. Dalam Islam, ada dua doa yang bisa dilafalkan sebelum dan sesudah belajar.

Tujuan dari berdoa ini supaya lebih mudah menerima pelajaran, mendapatkan ilmu, dan berkah dari proses belajar.

Proses belajar ini membutuhkan fokus tinggi, suasana yang nyaman, dan mendapat hasil yang memuaskan. Belajar dan menuntut ilmu merupakan bentuk ibadah. Berikut doa sebelum dan sesudah belajar serta artinya, yang perlu diketahui umat muslim.

Manfaat Berdoa Dalam Kehidupan

Doa bisa mengubah takdir

Doa memiliki kekuatan luar biasa. Dengan kehendak-Nya, doa dapat mengubah takdir. Maka minta apa yang diinginkan. Insyallah dikabulkan.

Merupakan bentuk ibadah

Bentuk ibadah bisa sangat luas tidak hanya sebatas salat wajib saja. Dikatakan, doa juga merupakan ibadah yang bisa mendatangkan pahala. Hal ini berdasarkan ungkapan Nabi Muhammad SAW, yang bersabda, “Doa adalah ibadah” (HR. Abu Daut, At Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad).

Menghindari diri dari kejelekan

Diriwayatkan Abu Sa’id: “Tidaklah seorang Muslim memanjatkan doa pada Allah SWT selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat) melainkan Allah SWT akan beri padanya tiga hal: Allah akan segera mengabulkan doanya, Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.”

Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdoa. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan doa-doa kalian.” (HR. Ahmad).

Menghindari murka Allah SWT

Jika seseorang yang tidak berdoa bahkan jarang, menunjukkan bahwa orang yang tidak berdoa kepada Allah SWT merupakan orang yang sombong. Tentunya, jika berdoa selalu kepada, maka akan terhindar dari murkanya Allah SWT.

Mendapatkan apa yang diinginkan.

Berdoa merupakan sebuah cara terindah untuk menyampaikan isi hati manusia kepada Tuhan. Bahkan Allah SWT sudah mempersilahkan hambaNya agar memohon segalanya kepada Allah melalui cara berdoa. Seperti yang dijelaskan dalam hadits yang berbunyi:

“Tiap Muslim di muka bumi yang memohonkan suatu permohonan kepada Allah, pastilah permohonannya itu dikabulkan Allah, atau dijauhkan Allah daripadanya sesuatu kejahatan, selama ia mendoakan sesuatu yang tidak membawa kepada dosa atau memutuskan kasih sayang.” (HR Al-Thirmidzi).

Hal ini diungkap oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, yang bersabda, “Barangsiapa yang tidak meminta pada Allah, maka Allah akan murka padanya.” (HR. Tirmidzi).

Pilihan Editor :
Niat Sholat Shubuh : Keutamaan Sholat Shubuh Serta Ancamannya
Salat istikharah : Keistimewaan & Keutamaan Yang Didapatkan
Doa Sholat Hajat : Lengkap Dengan Niat & Manfaatnya

Memperoleh rahmat dari Allah SWT

Berdoa juga mendatangkan rahmat dari Allah SWT. Seseorang yang berdoa dan senantiasa mengingat Tuhannya, maka hidupnya akan terasa mudah dan tenang. Hal ini dijelaskan dalam Alquran:

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-A’raf : 55-56)

Doa Belajar

Doa Belajar Pertama

Doa pertama ini dibaca sebelum memulai belajar. Doa ini ampuh untuk memulai belajar singat dan mudah. Doa ini disebutkan dalam Surat Taha bab 20 ayat 114.

 رَضِتُ بِااللهِ رَبَا وَبِالْاِسْلاَمِ دِيْنَا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيَا وَرَسُوْلاَ رَبِّ زِدْ نِيْ عِلْمًـاوَرْزُقْنِـيْ فَهْمًـا

Rodhitu billahirobba, wabil islaamidina, wabi-muhammadin nabiyyaw warosula. Robbi zidnii ‘ilmaa warzuqnii fahman.

Artinya: “Aku rida Allah SWT sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul. Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pengertian yang baik”

Doa Belajar Kedua

 رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

Robbi zidnii ‘ilmaa warzuqnii fahmaa, waj’alnii minash-shoolihiin

Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan berikanlah aku rezeki akan kepahaman, dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang saleh.”

Artinya: “Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami kebenaran, sehingga kami dapat mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami kejelekan, sehingga kami dapat menjauhinya”

Doa Ketiga

رَبَّنَا انْفَعْنَا بِمَاعَلَمْتَنَا الَّذِيْ يَنْفَعُنَا وَزِدْنَا عِلْمًا وَالْحَمْدُلِلّ هِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Rabbanan fa’naa bima ‘alamtanaldzi yanfa’una wa zidna ‘ilman walhamdulillahi ‘ala kullihal

Artinya: “Ya Tuhan kami, jadikanlah ilmu kami ilmu yang bermanfaat, ajarkan kami apa-apa yang bermanfaat bagi kami serta tambahkan ilmu bagi kami, segala puji hanya bagi Allah dalam setiap keadaan.”

Dalam menuntut ilmu dan agama tidak diragukan lagi manfaatnya. Orang yang berilmu mulai belajar dari awal untuk mendapatkan pengetahuan yang makin tinggi.

Rasulullah SAW, memerintahkan untuk berdoa dan memohon tambahan ilmu. Kata Beliau, “Sesungguhnya ilmu adalah kebaikan. Dan limpahan kebaikan memang dibutuhkan.

Ilmu itu sendiri berasal dari Allah Azza wa Jalla. Dan cara untuk menggapainya ialah dengan keseriusan, antusiasme besar kepada ilmu, memintanya dan memohon bantuan kepada Allah Azza wa Jalla serta menghinakan diri kepada-Nya pada setiap saat. Demikian penuturan beliau dalam tafsirnya (hal. 551).

Waktu Terbaik untuk Belajar

Mengutip dari Islamhashtag.com, menurut Khatib Al-Baghdadi (rahimahullah) dalam bukunya berjudul “Al-Faqih wal-Mutafaqqih”, menjelaskan waktu terbaik belajar. Waktu belajar terbaik dimulai ketika shubuh atau sahur sebelum berpuasa.

Kemudian belajar bisa dilakukan tengah hari. Pada pagi dan sore hari bisa menghafal materi untuk belajar. Namun, waktu terbaik untuk belajar ketika malam hari.

Beliau berkata “dan tempat yang paling baik untuk menghafal adalah kamar-kamar yang berada di atas permukaan tanah dan semua tempat yang ada di dalamnya.

Tidak ada gangguan. Lebih baik seseorang menghindari tempat-tempat hijau, tepi sungai dan pinggir jalan karena tempat-tempat seperti itu secara alami mengalihkan pikiran”.

Doa Belajar, Sunah Sebelum Belajar dan Meningkatkan Daya Ingat Otak

Nabi Muhammad SAW menyarankan sebelum belajar disunahkan makan sedikit. Menurut penelitian ilmiah, sunah makan sebelum belajar membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Imam Bukhari (rahimahullah) pernah ditanya mengenai manfaat meningkatkan daya ingat otak. Beliau menjawab “Keserakahan sejati akan ilmu, dan mutala’ah (belajar) yang gigih”.

Tinggalkan komentar